Nasihat 05 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Peringatan Kelima.

 

يَقُوْلُ اللهِ تَعَالى:

Allah Ta‘ālā berfirman:

يَا بْنَ آدَمَ! لاَ تَكُنْ مِمَّنْ يَقْصُرُ التَّوْبَةَ وَ يُطَوِّلُ الأَمَلَ،

“Wahai anak Adam... 
Janganlah engkau menjadi orang yang suka menunda-nunda dalam bertaubat, dan suka berangan-angan panjang,

وَ يَرْجُو الآخِرَةَ بِغَيْرِ عَمَلٍ،

Yang mengharapkan akhirat tanpa beramal,

يَقُوْلُ قَوْلَ الْعَابِدِيْنَ وَ يَعْمَلُ عَمَلَ الْمُنَافِقِيْنَ،

Berbicara seperti ahli ibadah, tapi beramal seperti orang munafik,

إِنْ أُعْطِيَ لَمْ يَقْنَعْ وَ إِنْ مُنِعَ لَمْ يَصْبِرْ،

Jika diberi tidak qonaah, dan jika tidak diberi, tidak mau bersabar,

يَأْمُرُ بِالْخَيْرِ وَ لاَ يَفْعَلُهُ وَ يَنْهى بِالشَّرِّ وَ لَمْ يَنْتَهِ عَنْهُ،

Mengajak orang lain berbuat baik, tapi ia sendiri tidak melakukannya, 
Mencegah orang lain berbuat buruk, tapi malah ia sendiri tidak pernah berhenti darinya.

يُحِبُّ الصَّالِحِيْنَ وَ لَيْسَ مِنْهُمْ،

Mencintai orang-orang shāliḥ, namun ia sendiri bukan dari kalangan mereka,

وَ يَبْغُضُ الْمُنَافِقِيْنَ وَ هُوَ مِنْهُمْ،

Membenci orang munafik, padahal ia termasuk golongan mereka.

يَقُوْلُ مَا لاَ يَفْعَلُ،

Selalu mengatakan sesuatu yang tidak di perbuat,

وَ يَفْعَلُ مَا لاَ يُؤْمَرُ،

Dan melakukan apa yang tidak diperintahkan,

وَ يَسْتَوْفِيْ وَ لاَ يُوْفى،

Selalu meminta untuk ditepati, namun ia sendiri tidak pernah menepati janjinya,



يَا بْنَ آدَمَ! مَا مِنْ يَوْمٍ جَدِيْدٍ إِلاَّ وَ الأَرْضُ تُخَاطِبُكَ فِيْ قَوْلِهَا تَقُوْلُ لَكَ:

Wahai anak Ādam... 
Dalam setiap pergantian hari, bumi ini selalu bicara kepadamu...

يَا بْنَ آدَمَ! تَمْشِيْ عَلى ظَهْرِيْ،

Wahai anak Adam... 
Engkau berjalan di atas punggungku,

ثُمَّ تُخْزَنُ فِيْ بَطْنِيْ،

Kemudian engkau akan disimpan di dalam perutku,

وَ تَأْكُلُ الشَّهَوَاتِ عَلى ظَهْرِيْ،

Engkau makan sesuka hatimu di atas punggungku,

وَ يَأْكُلُ الدُّوْدُ فِيْ بَطْنِيْ،

Namun, kelak kamu akan disantap cacing di dalam perutku,

يَا بْنَ آدَمَ! أَنَا بَيْتُ الْوَحْشَةِ،

Wahai anak Ādam.. 
Aku adalah sarang binatang buas,

وَ أَنَا بَيْتُ الْمُسَاءَلَةِ،

Aku adalah tempat di mana segala sesuatu akan dipertanggungjawabkan,

وَ أَنَا بَيْتُ الْوَحْدَةِ

Aku adalah tempat yang sunyi ,

وَ أَنَا بَيْتُ الظُّلْمَةِ

Aku adalah tempat yang penuh kegelapan,

وَ أَنَا بَيْتُ الْحَيَاتِ وَ الْعَقَارِبِ

Dan aku adalah sarang ular dan kalajengking,

فَاعْمُرْنِيْ وَ لاَ تُخَرِّبْنِيْ

Karena itu, makmurkanlah aku dan janganlah engkau memporakporandakan diriku.


Al-Mawaidz- fi AHadits-Al-Qudsiyah - Imam Al-Ghazali ra.
Peringatan -05

Postingan populer dari blog ini

Rahmat

Kebaikan

Kemenangan