Postingan

Menampilkan postingan dengan label Maulana Rumi

Kalimat

Rumi berkata, "Kehadiranku dan ucapanku tidak menandakan kecintaanku. Aku mengatakan apa yang muncul kepadaku. Jika Allah menghendaki, Dia menjadikan ucapan yang pendek ini bermanfaat dan Dia tempatkan di hati kalian hingga kalian mendapatkan manfaat yang besar. Jika Allah tidak menghendaki, ribuan ucapan pun akan terbang. Tidak akan menemukan tempat di hati mana pun. Akan berlalu dan dilupakan. Seperti percikan api yang jatuh di kobaran api kain yang terbakar. Jika Allah menghendaki, percikan api itu akan membakar dan membesar. Jika Allah tidak menghendaki, percikan api yang banyak pun tidak akan bertahan di kobaran api kain yang terbakar. Tidak ada bekasnya." = Rumi, Fihi Ma Fihi =

Jubah Kehormatan

Malaikat Hafadzah yang biasanya berjalan tak kelihatan di muka dan dibelakangnya, kini kelihatan seperti polisi. Mereka menyeret dan memukulnya dengan tongkat sambil membentak, "Pergi kau, O Anjing, ke kandangmu!!!..." Dia berpaling ke Hadirat Yang Maha Suci, air matanya bercucuran bagai hujan musim gugur. Selain harapan, apalagi yang dia miliki ?... Kemudian dari Tuhan di kerajaan Cahaya datanglah titah... "Katakan kepadanya: "Inilah imbalan bagi orang yang tak pernah berbuat kebajikan, Kau telah melihat catatan hitam perbuatan dosa-dosamu. Apalagi yang kau inginkan?... Mengapa engkau tetap tinggal disitu dalam kesia-siaan?..." Dia menjawab,... "Tuhan,... Engkau lebih mengetahui aku ratusan kali lebih buruk daripada yang telah engkau nyatakan;  Namun dibalik upaya dan tindakanku, dibalik kebaikan dan kejahatanku, serta dibalik iman dan kufurku,  bahkan dibalik hidupku yang lurus maupun menyimpang... sungguh kumohon akan Kasih SayangMu.  Kembali ku...