Postingan

Menampilkan postingan dengan label Surga

Surga

Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya Allah memiliki sebuah surga yang di dalamnya tidak ada bidadari, tidak ada  istana, tidak ada taman, tidak ada madu, dan tidak  ada  susu. Tetapi  di  situ wajah  Allah  ta'ala  dapat dilihat." "Wajah-wajah pada hari itu berseri, kepada Rabb-nya mereka melihat." (QS. Al-Qiyamah: 22-23) -- Sir Al-Asrar, Syeikh Abdul Qadir Al-Jilani

Rahmat

Rasulullah saw bersabda,… “Jibril baru saja tadi keluar dari tempatku, dan ia berkata,.. “Yaa Muhammad saw,… Demi Dzat yang mengutusmu dengan hak menjadi Nabi, bahwasanya ada seorang manusia yang beribadah kepada Allah sejak 500 tahun diatas sebuah bukit yang dilingkari oleh laut. Baginya telah disediakan oleh Allah sebuah mata air tawar yang sejuk di kaki bukit, dan sebuah pohon delima yang setiap hari berbuah satu buahnya. Setiap sore hari ia turun ke mata air itu, berwudlu, sekaligus memetik buah delima dan memakannya. Selanjutnya ia shalat dan berdo’a memohon kepada Allah agar ia mati dalam keadaan bersujud, dengan tubuh tidak tersentuh oleh bumi ataupun lainnya, sampai kemudian ia dibangkitkan dari kubur-pun masih dalam keadaan bersujud. Dan do’anya pun kemudian dikabulkan oleh Allah swt. Hal seperti itu dibuktikan pula oleh Jibril as. dengan katanya,… “Kami melintasinya di saat naik atau pun turun ia tetap dalam keadaan seperti...

Penghuni Surga

Rasulullah saw. bersabda: “Berfirman Allah Ta’ala yakni kepada para penghuni Surga: “Sesungguhnya Akulah Allah,.. Yang Maha Dermawan, Yang Maha Kaya,.. Yang Maha Melampaui, Yang Maha Menepati,.. Yang Maha Tulus, dan ini RumahKu yang sudah Aku halalkan untuk tempat tinggalmu, dan surgaKu yang sudah Aku halalkan untukmu, dan DiriKu yang sudahKu perlihatkan kepadamu. Inilah “Tangan”-Ku,… Pemilik embun serta gerimis, terbuka, terulur atasmu, tidak Kutarik daripadamu. Aku menatapmu, tidak Kupalingkan pandanganKu daripadamu. Mintalah kepada-Ku apa yang kalian mau dan kalian ingin. Sudah Kuhibur kalian dengan Diri-Ku, Dan Akulah bagimu kawan duduk dan pemberi suka. Maka tak ada lagi kebutuhan, tak ada lagi keperluan mendesak sesudah ini, Tak ada kesengsaraan, kemiskinan, kelemahan, kejompoan, kemarahan, dosa, pergeseran, kekal abadi selama-lamanya. Kenikmatan lestari menyelimutimu. Kamulah yang aman tenteram, yang diam bermukim, yang tinggal menetap, yang dimuliakan, yang d...

Meninggalkan Perbantahan

Rasulullah saw bersabda,.. “Barangsiapa meninggalkan perbantahan dan dia itu benar, niscaya dibangun suatu rumah baginya dalam surga yang tertinggi. Dan barangsiapa meninggalkan perbantahan dan dia itu dalam hal yang bathil, niscaya dibangun baginya suatu rumah di tengah-tengah surga.”  (Hr. At Tirmidzi)

Ketingkat tinggi dalam surga

Anas bin Malik berkata,.. “Sesungguhnya seseorang akan sampai ketingkat yang tertinggi dalam surga, disebabkan kebagusan akhlaknya, walaupun ia orang yang tidak banyak ibadahnya. Dan akan sampai ketingkat yang paling rendah dalam neraka jahannam, disebabkan keburukan akhlaknya, walaupun ia seorang yang banyak ibadahnya.”

Kepemurahan

Rasulullah saw bersabda,.. “Pemurah itu sepohon kayu dalam surga. Maka siapa yang pemurah niscaya ia akan mengambil sedahan dari pohon itu, maka dahan tersebut tidak akan meninggalkannya sehingga dimasukannya ke surga. Dan kikir itu sepohon kayu dalam neraka. Maka siapa yang yang kikir, niscaya ia mengambil sedahan dari dahan-dahannya, maka dahan tersebut tidak akan meninggalkannya sehingga dimasukannya ke neraka.”  (Hr. Ad-Daruquthni)