Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kufur

Persaksian

Rasulullah saw bersabda,.. “Tidaklah seseorang naik saksi terhadap orang lain dengan kekufuran, melainkan salah seorang dari keduanya mengembalikannya dengan kekufuran, jikalau dia itu kafir.”  Maka itu seperti yang disabdakan Nabi saw,.. “Dan jikalau ia bukan kafir, maka ia telah menjadi kafir dengan mengkafirkan orang itu.” (ihya Ullumiddin)

Menuduh

Rasulullah saw bersabda,.. “Tidaklah seorang menuduh seseorang dengan kufur dan tidak menuduhnya dengan fasik, kecuali ia (tuduhan itu) kembali kepadanya, jikalau temannya tidak demikian.”  (Hr. Bukhari Muslim)

Makian orang mu'min

Rasulullah saw bersabda,... “Makian orang mu’’min itu kefasikan dan pembunuhannya itu kufur.” (Hr. Bukhari, Muslim)

Iman dan Kufur

Abud Darda’ berkata,.. “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,..  “Yang mula-mula diletakkan dalam neraca (tempat timbangan amal) ialah akhlak yang baik dan kemurahan hati. Tatkala Allah Ta’ala telah menjadikan iman, lalu iman itu berdo’a,.. ”Yaa Allah yaa Tuhanku!.. Kuatkanlah aku!..”  Lalu Allah menguatkannya dengan kebagusan akhlak dan kemurahan hati. Tatkala Allah Ta’ala menjadikan kufur, lalu kufur itu berdo’a,.. “Yaa Allah ya Tuhanku!.. kuatkanlah aku!..” lalu dikuatkannya dengan kekikiran dan keburukan akhlak.” (Ihya Ullumiddin)

Yang bersekutu

Abu Hurairah berkata,... “Telah bertemu setan orang mu’min dengan setan orang yang kufur. Setan orang kufur itu berminyak rambutnya, gemuk dan berpakaian, sedang setan orang yang mu’min itu kurus, tidak teratur rambutnya, berdebu dan telanjang.” Lalu setan orang kufur bertanya kepada setan orang yang mu’min, “Mengapa kamu kurus?..” Setan orang mu’min menjawab,.. “(Ketika ia makan, ia membaca asma) Allah (membaca bismillah), maka senantiasalah aku lapar. Apabila ia minum ia menyebut asma Allah, maka senantiasalah aku haus. Apabila ia berpakaian, ia menyebut asma Allah, maka senantiasalah aku dalam keadaan telanjang. Apabila ia memakai minyak rambut, ia menyebut asma Allah, maka senantiasalah rambutku tidak teratur.” Lalu setan orang yang kufur itu berkata,.. “Tetapi aku bersama seorang laki-laki yang tidak berbuat sesuatupun dari yang demikian. Aku bersekutu dengan dia pada makanannya, minumannya dan pakaiannya.”

5 kesulitan orang mukmin

Rasulullah saw bersabda,.. “Orang mu’min itu diantara 5 kesulitan,... Orang mu’min sendiri yang dengki kepadanya, orang munafik yang marah kepadanya, orang kufur yang memeranginya, setan yang menyesatkannya dan hawa nafsu yang bertengkar dengan dia.”  (Hr. Abu Bakar bin Bilal dari Anas)