Postingan

Menampilkan postingan dengan label Youtube

Nasihat 03 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Gambar
  يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى Allah ta‘ālā berfirman: يَا بْنَ آدَمَ! اقْنَعْ تَسْتَغْنِ “Wahai anak Ādam..  Jadilah orang yang qonaah, pasti engkau akan merasa kaya (cukup). وَ اتْرُكِ الْحَسَدَ تَسْتَرِحْ Tinggalkanlah hasad dengki, pasti engkau akan bahagia.  وَ اجْتَنِبِ الْحَرَامَ تُخْلِصْ دِيْنَكَ Hindarilah perbuatan haram, pasti engkau akan ikhlas dalam beragama.  وَ مَنْ تَرَكَ الْغِيْبَةَ ظَهَرَتْ لَهُ مَحَبَّتِيْ Siapa yang tidak melakukan ghībah, Aku cinta padanya. وَ مَنْ اعْتَزَلَ النَّاسَ سَلِمَ مِنْهُمْ Siapa yang menjauhkan diri dari manusia, ia akan terselamat dari (pengaruh) mereka. وَ مَنْ قَلَّ كَلاَمُهُ كَمُلَ عَقْلُهُ Siapa yang membatasi dirinya dalam berbicara, maka sempurnalah akalnya. وَ مَنْ رَضِيَ بِالْقَلِيْلِ فَقَدْ وَثِقَ بِاللهِ تَعَالى Siapa yang ridhā dengan yang sedikit (apa adanya), maka ia telah yakin kepada Allah ta‘ālā. يَا بْنَ آدَمَ! أَنْتَ بِمَا تَعْلَمُ لاَ تَعْمَلُ فَكَيْفَ تَطْلُبُ عِلْمَ مَا لاَ تَعْلَمُ؟ Wahai anak ...

Nasihat 02 - dari Hadis Qudsi -Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Gambar
  يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى Allah ta‘ālā berfirman: شَهِدَتْ نَفْسِيْ أَنْ لاَ إِلهَ إلاَّ أَنَا وَحْدِيْ لاَ شَرِيْكَ لِيْ “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Aku Sendiri, Tiada sekutu bagi-Ku. مُحَمَّدٌ عَبْدِيْ وَ رَسُوْلِي Dan Muḥammad adalah hamba dan Rasūl-Ku. مَنْ لَمْ يَرْضَ بِقَضَائِيْ Barang siapa tidak ridhā dengan qadhā’-Ku, وَ لَمْ يَصْبِرْ عَلى بَلاَئِيْ Tidak bersabar atas segala cobaan-Ku, وَ لَمْ يَشْكُرْ عَلى نَعْمَائِيْ Tidak bersyukur atas segala nikmat-Ku, وَ لَمْ يَقْنَعْ بِعَطَائِيْ Tidak puas (dengan apa adanya) atas segala pemberian-Ku, فَلْيَعْبُدْ رَبًّا سِوَائِي Maka sembahlah tuhan selain-Ku, وَ مَنْ أَصْبَحَ حَزِيْنًا عَلَى الدُّنْيَا فَكَأَنَّمَا أَصْبَحَ سَاخِطًا عَلَيَّ Barang siapa bersedih hati karena (urusan) dunia, sama saja ia marah kepada-Ku. وَ مَنِ اشْتَكَى عَلى مُصِيْبَةٍ فَقَدْ شَكَانِيْ Barang siapa mengadukan musibah (yang menimpa dirinya), sungguh ia telah mengadu tentang-Ku. وَ مَنْ دَخَلَ عَلى غَنِيٍّ فَتَوَاضَعَ لَهُ مِنْ ...

Nasihat 01 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Gambar
Allah Ta'ala berfirman: يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى: يَا بْنَ آدَمَ! عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ بِالْمَوْتِ كَيْفَ يَفْرَحُ؟ “Wahai anak-cucu Ādam! Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan kematiannya, bagaimana bisa ia masih tetap bergembira? وَ عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ بِالْحِسَابِ كَيْفَ يَجْمَعُ الْمَالَ؟ Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan Ḥisāb (perhitungan setiap amalannya), bagaimana bisa ia masih sibuk mengumpulkan hartanya? وَ عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ بِالْقَبْرِ كَيْفَ يَضْحَكُ؟ Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan kubur (qubūr), bagaimana bisa ia masih tertawa-tawa? وَ عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ باِلآخِرَةِ كَيْفَ يَسْتَرِيحُ؟ Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan ākhirat, bagaimana bisa ia masih istirahat bersantai-santai? وَ عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ بِالدُّنْيَا وَ زَوَالِهَا كَيْفَ يَطْمَئِنُّ إِلَيْهَا؟ Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan dunia dan kehancurannya, bagaimana bisa ia masih senang padanya? وَ عَجِبْتُ ل...

Tujuh Langit, Tujuh Malaikat Penjaga dan Tujuh Amal Sang Hamba.

Gambar
(Hadits dari Mu’adz bin Jabal)   Dari Ibnu Mubarak dan Khalid bin Ma'dan, mereka berkata kepada Mu'adz bin Jabal, "Mohon ceritakan kepada kami sebuah hadits yang telah Rasulullah ajarkan kepadamu, yang telah dihafal olehmu dan selalu diingat-ingatnya karena saking kerasnya hadits tersebut dan saking halus serta dalamnya makna ungkapannya. hadits manakah yang engkau anggap sebagai hadits terpenting?"  Mu'adz menjawab, "Baiklah, akan aku ceritakan..." Tiba-tiba Mu'adz menangis tersedu-sedu. Lama sekali tangisannya itu, hingga beberapa saat kemudian baru terdiam. Beliau kemudian berkata, "Emh, sungguh aku rindu sekali kepada Rasulullah. Ingin sekali aku bersua kembali dengan beliau...". Kemudian Mu'adz melanjutkan:     Suatu hari ketika aku menghadap Rasulullah Saw yang suci, saat itu beliau tengah menunggangi untanya. Nabi kemudian menyuruhku untuk turut naik bersama beliau di belakangnya. Aku pun menaiki unta tersebut di belakang beliau....

Sekuntum Bunga Kemboja

Gambar
Timelapse: Simulasi Sejarah Penciptaan Alam Semesta. Lagu Backsound: "Sekuntum Bunga Kemboja: Sekuntum Jiwa yang tak pernah letih menyerukan rindu pada Dia, sang pemilik semesta."- karya kang Panji Siswanto Bin Suparlan " Animasi: melodysheep http://melodysheep.com/timelapse Hanya nge-sync dari material yang telah ada. Dari animasi timelapse simulasi sejarah penciptaan alam semesta kemudian di padukan dengan lagu dari kang Panji yang berjudul Sekuntum Bunga Kemboja. Dengan lirik yang berlapis makna dari kang Panji, dengan visual penciptaan alam semesta ini memberi makna lain yang lebih dalam secara pribadi. Sebuah cerita tentang kita. Kita yang hadir di hari ini berhutang besar kepada alam semesta. Di mana alam semesta telah berproses miliaran tahun untuk sebuah keadaan bumi yang nyaman yang kita jalani hari ini. Tentu dan pastinya ada maksud ilahi mengapa kita di hadirkan dengan sebuah persiapan proses yang sangat panjang. Hakikat kita adalah Sang Jiwa. Sang Jiwa yang k...

Kadar 'Aql

Gambar
Ketika itu Al-malaikat bertanya kepada Allah Ta’ala: “Ya Rabb kami... Adakah Engkau menciptakan sesuatu yang lebih besar dari ‘Arsy?…”  Kemudian Allah Ta’ala menjawab: “Ada,… yaitu ‘aql!”  Al-malaikat bertanya kembali: “Sampai di manakah batas qadar-nya?…”  Allah Ta’ala menjawab: “Tidak dapat dicapai dengan pengetahuannya.  Adakah bagi kalian pengetahuan tentang bilangan pasir?…”  Al-malaikat menjawab: “Tidak!...”  Maka Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Aku menjadikan ‘aql itu seperti bilangan pasir,  sebagian manusia ada yang diberikan sebiji, sebagian ada yang diberikan dua biji, ada yang tiga biji dan empat biji. Di antara mereka ada yang diberikan segenggam, ada yang segantang dan ada pula di antara mereka yang diberikan lebih banyak dari itu.” [Hr. Ibnul Mahbar]