Postingan

Menampilkan postingan dengan label Taqwa

'Aql dan Taqwa

Umar, Ubai bin Ka’ab dan Abu Hurairah tiba menghampiri Rasulullah saw. seraya bertanya: “Ya Rasulullah!… Siapakah orang yang paling berilmu di antara manusia?…” Rasulullah saw menjawab: “Orang yang ber-’aql…!” Mereka bertanya kembali: “Siapakah orang yang paling mengabdi?…” Rasulullah saw menjawab: “Orang yang ber-’aql…!” Mereka bertanya lagi: “Siapakah yang paling utama di antara manusia?….” Rasulullah saw menjawab: “Orang yang ber-’aql…!” Mereka bertanya kembali: “Bukankah orang yang ber-’aql itu itu adalah orang yang sempurna kepribadiannya, yang fasih lidahnya, yang murah tangannya dan tinggi kedudukannya!….” Rasulullah saw menjawab: “Kalaulah itu benar semuanya, tentu tidaklah kesenangan kehidupan dunia dan akhirat pada sisi Rabbmu diperuntukkan bagi orang yang bertaqwa. Yang ber’aql, dialah yang bertaqwa, walaupun di dunia dalam keadaan terhina.”  [Hr. Ibnul Mahbar.]

At-Takalluf

Rasulullah saw bersabda,.. “Aku dan umatku yang taqwa itu terlepas daripada yang dipaksa-paksakan (at-takalluf).”  (Hr. Ad Daruquthni)

Sebab terbesar

Ditanyakan kepada Rasulullah saw tentang sebab terbesar yang membawa manusia masuk surga. Lalu Rasulullah saw menjawab,.. “ Taqwa kepada Allah dan bagus akhlak.” Dan ditanyakan pula sebab terbesar yang membawa manusia masuk neraka. Maka Rasulullah saw bersabda,.. “Dua rongga badan, yaitu mulut dan kemaluan,”  (Hr. Tirmidzi)

Yang paling dekat kepada Allah

Rasulullah saw bersabda,.. “Manusia yang paling dekat kepada Allah ‘Azza Wa Jalla pada hari kiamat ialah orang yang lama laparnya, hausnya dan gundahnya di dunia, yang berjalan tidak beralas kaki, yang bertaqwa kepada Allah, y ang kalau mereka hadir, mereka tidak dikenal (orang), d an kalau mereka tidak hadir, niscaya orang tidak merasa kehilangan.  Mereka dikenal oleh tempat-tempat dibumi dan mereka dikelilingi oleh para malaikat langit. Manusia berni’mat-ni’mat di dunia dan mereka berni’mat-ni’mat dengan menta’ati Allah ‘Azza Wa Jalla.  Manusia tidur dikasur empuk, sedang mereka tidur dengan dahi dan lutut.  Manusia menyia-nyiakan perbuatan dan akhlak para nabi dan mereka menjaganya.  Mereka ditangisi oleh bumi apabila telah hilang.  Dan Tuhan Yang Maha perkasa marah pada tiap-tiap negeri yang tidak ada seorangpun dari pada mereka padanya.  Mereka tidak melompat-lompat di dunia, sebagaimana anjing melompat-lompat di atas bangkai. Mereka makan sedikit...

Wasiat Nabi saw

Seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw,.. “Berilah aku wasiat!..” Lalu Rasulullah saw bersabda,..  “Bertaqwalah kepada Allah, dimana saja engkau berada!..” Lalu orang itu berkata, “Tambah lagi” Rasulullah saw mnenjawab,   “Ikutkanlah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya yang baik itu akan menghapuskan yang buruk.” Orang itu berkata, “ Tambah lagi?..” Rasulullah saw menjawab,.. ”Berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik!..” (Ihya Ullumiddin)