Postingan

Menampilkan postingan dengan label Akhlak

Rafiq

إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ ويعطي عَلَى الرِّفْقِ مَا لَا يُعْطِي عَلَى الْعُنْفِ» Sesungguhnya Allah Mahalembut, Dia mencintai sikap lembut dalam semua perkara, dan Dia memberi kepada sikap yang lembut pahala yang tidak pernah Dia berikan kepada sikap yang kasar . Tafsir Ibnu Katsir - alfatihah

Rafiq

Rasulullah Saw bersabda,... "Yaa Aisyah, sesungguhnya Allah itu "rafiq" dan mencintai ke-rafiq-an di dalam semua urusan” يَاعَائِشَةُ إِنَّ اللَّهَ رَفِيْقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِيْ الأَمْرِ كُلِّهِ (Hr. Bukhari 6297) Rafiq = Lembut, baik hati, pendamping, ramah, bersahabat Qs. 4.69. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul, maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan nikmat oleh Allah, (yaitu) para nabi, para shiddiqin, para syuhada dan para shalihin. Mereka itulah teman yang sebaik-baiknya (ula'ika rafiqan) رفق (Ra-Fa-Qof) : To be useful, do se...

Sebab terbesar

Ditanyakan kepada Rasulullah saw tentang sebab terbesar yang membawa manusia masuk surga. Lalu Rasulullah saw menjawab,.. “ Taqwa kepada Allah dan bagus akhlak.” Dan ditanyakan pula sebab terbesar yang membawa manusia masuk neraka. Maka Rasulullah saw bersabda,.. “Dua rongga badan, yaitu mulut dan kemaluan,”  (Hr. Tirmidzi)

Kebagusan Akhlak

Abu Sa’id Al-Kharraz berkata,.. “Kebagusan akhlak itu ialah tidak ada cita-citamu, selain Allah Ta’ala.”

Tasawuf dan Akhlak

Abu Bakar Al-Kattani berkata,.. “Tasawuf itu suatu akhlak. Siapa yang berlebih dari engkau tentang akhlaq, niscaya ia berlebih dari engkau tentang tasawuf.”

Gudang rizki

Yahya bin Ma’adz berkata, “Dalam kelapangan akhlak itu terdapat gudang rizki.”

Ketingkat tinggi dalam surga

Anas bin Malik berkata,.. “Sesungguhnya seseorang akan sampai ketingkat yang tertinggi dalam surga, disebabkan kebagusan akhlaknya, walaupun ia orang yang tidak banyak ibadahnya. Dan akan sampai ketingkat yang paling rendah dalam neraka jahannam, disebabkan keburukan akhlaknya, walaupun ia seorang yang banyak ibadahnya.”

Akhlak yang menjadi Syafa'at

Rasulullah saw bersabda, “Aku semalam melihat suatu keajaiban, Aku melihat seorang laki-laki dari umatku duduk bertekan di atas kedua lututnya. Dan ada suatu dinding diantaranya dan Allah. Maka datanglah kebagusan akhlaknya, lalu memasukkannya kepada Allah Ta’ala.” (hr. Al-Kharaithi)

Do'a Rasulullah

Dari Abi Mas’ud Al Badri. Rasulullah saw membaca dalam do’anya,.. “Allahumma hasanta khalqii fa hassin khuluqii.”  “Yaa Allah, Engkau telah membaguskan kejadianku, maka baguskanlah budi pekertiku.”  (hr. Ahmad)

Cuka yang merusak madu

Rasulullah saw bersabda,.. “Keburukan akhlak itu merusakkan amalan, sebagaimana cuka merusakkan madu.”  (hr. Ibnu Hibban)

Husnul Khuluqi

Rasulullah saw bersabda,.. “Akhlak yang hasan (husnul khuluqi) itu adalah ciptaan Allah yang paling besar.” (hr. Ath Thabrani)

Iman dan Kufur

Abud Darda’ berkata,.. “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,..  “Yang mula-mula diletakkan dalam neraca (tempat timbangan amal) ialah akhlak yang baik dan kemurahan hati. Tatkala Allah Ta’ala telah menjadikan iman, lalu iman itu berdo’a,.. ”Yaa Allah yaa Tuhanku!.. Kuatkanlah aku!..”  Lalu Allah menguatkannya dengan kebagusan akhlak dan kemurahan hati. Tatkala Allah Ta’ala menjadikan kufur, lalu kufur itu berdo’a,.. “Yaa Allah ya Tuhanku!.. kuatkanlah aku!..” lalu dikuatkannya dengan kekikiran dan keburukan akhlak.” (Ihya Ullumiddin)

Buruk Akhlak

Orang berkata kepada Nabi saw,.. “Si fulan, wanita itu shaum pada siang harinya dan berdiri mengerjakan shalat pada malam harinya. Dan dia buruk akhlaknya, menyakiti tetangganya dengan lidahnya.” Rasulullah saw menjawab,.. ”Tak ada kebajikan pada wanita itu. Ia termasuk isi neraka.” (Ihya Ullumiddin)

Membaguskan kejadian

Rasulullah saw bersabda,.. “Allah tidak akan membaguskan kejadian dan akhlak hambaNya, lalu di jadikannya makanan api neraka.” (Hr. Ath Thabrani)

Wasiat Nabi saw

Seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw,.. “Berilah aku wasiat!..” Lalu Rasulullah saw bersabda,..  “Bertaqwalah kepada Allah, dimana saja engkau berada!..” Lalu orang itu berkata, “Tambah lagi” Rasulullah saw mnenjawab,   “Ikutkanlah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya yang baik itu akan menghapuskan yang buruk.” Orang itu berkata, “ Tambah lagi?..” Rasulullah saw menjawab,.. ”Berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik!..” (Ihya Ullumiddin)

Akhlak Rasulullah saw

‘Aisyah ra berkata,.. “Adalah akhlak Rasulullah saw itu adalah Al-Qur’an.”

Diutusnya Nabi saw

Rasulullah saw bersabda,.. “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”  (Hr. Ahmad)