Postingan

Menampilkan postingan dengan label Neraka

Bahaya lisan

Rasulullah saw bersabda,… “Sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang termasuk keridhaan Allah, dia tidak menganggapnya penting; dengan sebab satu kalimat itu Allah menaikkannya beberapa derajat. Dan sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang termasuk kemurkaan Allah, dia tidak menganggapnya penting; dengan sebab satu kalimat itu dia terjungkal di dalam neraka Jahannam”. [HR al-Bukhâri]

Tiang orang mukmin

Rasulullah saw bersabda,... “Tiap-tiap sesuatu itu mempunyai tiang. Tiang orang mukmin ialah ‘aql-nya.  Menurut tingkat ‘aql-nya, beradalah ibadahnya. Apakah kalian tidak mendengar perkataan orang-orang dzalim dalam neraka,..  "Jikalau dahulu kami mendengar atau kami ber-’aql, maka tidaklah kami ini menjadi isi neraka!....”  (Hr. Ibnul Mahbar)

Perkataan yang baik

Rasulullah saw bersabda,.. “Jagalah dirimu dari api neraka, walaupun dengan sekeping tamar!.. kalau kamu tidak memperolehnya maka dengan perkataan yang baik!..”  (Hr. Bukhari)

Perkataan

Rasulullah saw bersabda,.. “Barangsiapa banyak perkataannya, niscaya banyak terperosoknya. Dan barangsiapa banyak terperosoknya, niscaya banyak dosanya. Dan barang-siapa banyak dosanya, niscaya neraka lebih utama baginya.” (Hr. Abu Na’im)

Ketingkat tinggi dalam surga

Anas bin Malik berkata,.. “Sesungguhnya seseorang akan sampai ketingkat yang tertinggi dalam surga, disebabkan kebagusan akhlaknya, walaupun ia orang yang tidak banyak ibadahnya. Dan akan sampai ketingkat yang paling rendah dalam neraka jahannam, disebabkan keburukan akhlaknya, walaupun ia seorang yang banyak ibadahnya.”

Buruk Akhlak

Orang berkata kepada Nabi saw,.. “Si fulan, wanita itu shaum pada siang harinya dan berdiri mengerjakan shalat pada malam harinya. Dan dia buruk akhlaknya, menyakiti tetangganya dengan lidahnya.” Rasulullah saw menjawab,.. ”Tak ada kebajikan pada wanita itu. Ia termasuk isi neraka.” (Ihya Ullumiddin)

Membaguskan kejadian

Rasulullah saw bersabda,.. “Allah tidak akan membaguskan kejadian dan akhlak hambaNya, lalu di jadikannya makanan api neraka.” (Hr. Ath Thabrani)

Kepemurahan

Rasulullah saw bersabda,.. “Pemurah itu sepohon kayu dalam surga. Maka siapa yang pemurah niscaya ia akan mengambil sedahan dari pohon itu, maka dahan tersebut tidak akan meninggalkannya sehingga dimasukannya ke surga. Dan kikir itu sepohon kayu dalam neraka. Maka siapa yang yang kikir, niscaya ia mengambil sedahan dari dahan-dahannya, maka dahan tersebut tidak akan meninggalkannya sehingga dimasukannya ke neraka.”  (Hr. Ad-Daruquthni)