Postingan

Menampilkan postingan dengan label Menikah

Tulang rusuk

Rasulullah shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلَعٍ لَنْ تَسْتَقِيْمَ لَكَ عَلَى طَرِيْقَةٍ، فَإِنِ اسْتَمْتَعْتَ بِهَا اسْتَمْتَعْتَ بِهَا وَبِهَا عِوَجٌ وَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهَا كَسَرْتَهَا وَكَسْرُهَا طَلاَقُهَا “Sesungguhnya istri diciptakan dari tulang rusuk, ia tidak bisa lurus untukmu di atas satu jalan (thariiqah). Bila engkau ingin bersenang-senang dengannya maka engkau bisa bersenang-senang dengannya namun padanya ada kebengkokan. Jika engkau memaksa untuk meluruskannya, engkau akan memecahkannya. Dan pecahnya adalah talaknya.” (HR Muslim II/1091 no 1468)

Mimpi

Sebagian mereka berkata,.. “Telah keras nafsu syahwatku pada permulaan keinginanku dengan apa yang aku tidak sanggupi. Lalu aku perbanyak memekik dan mengadu kepada Allah Ta’ala. Maka kemudian aku pun bermimpi dalam tidurku melihat seseorang. Orang itu bertanya, “Apa kabar?..” Maka aku mengadu kepadanya. Lalu ia berkata,.. “Maju kemari kehadapanku!..” Lalu aku datang kepadanya. Maka ia meletakkan tangannya atas dadaku. Dan aku merasakan dingin pada hatiku dan seluruh tubuhku. Maka waktu pagi-pagi aku merasakan, telah hilang apa yang ada padaku. Dan aku tinggal sehat wal afiat selama setahun. Kemudian orang tersebut kembali lagi kepadaku seperti demikian. Maka aku perbanyak meminta tolong kepada Allah Ta’ala. Lalu datanglah seseorang kepadaku dalam tidur. Ia bertanya kepadaku,.. “Sukakah kamu bila hilang apa yang kamu peroleh itu dan aku memukul lehermu?.. " Aku menjawab “Yaa..” Lalu orang itu berkata,.. “Ulurkan lehermu!..” Lalu aku ulurkan leherku, lalu dicabutnya pedang...

Menikah

Rasululah saw bersabda,.. “Wahai para pemuda!.. menikahlah!..  Siapa yang tidak sanggup, maka haruslah shaum.  Shaum itu dapat memutuskannya.”  (Ihya Ullumiddin)

Desakan keinginan

Utsman bin Madh’un berkata kepada Rasulullah saw,.. “Yaa Rasulullah!... Hati-ku mengatakan kepadaku supaya aku menceraikan istri ku Khaulah?..” Lalu Rasulullah saw menjawab,.. “Hati-hati!... Sesungguhnya di antara sunnahku, ialah menikah..” ‘Usman bin Madh’un berkata lagi,… “Hatiku mengatakan kepadaku, supaya aku potong alat syahwatku!..” Nabi saw menjawab,..  “Hati-hati!.. sesungguhnya memutuskan syahwat atas umatku ialah dengan membiasakan berpuasa.” ‘Utsman bin Madh’un berkata lagi,.. “Hatiku mengatakan kepadaku supaya aku menjadi rahib.”  Rasulullah saw menjawab,.. “Hati-hati!..Kerahiban dalam ummatku ialah dengan berjihad dan haji.”  Utsman bin Madh’un berkata lagi,… “Hatiku mengatakan supaya aku meninggalkan makan daging…” Rasulullah saw menjawab,… “Hati-hati!.. Sesungguhnya aku menyukai daging. Jikalau aku memperolehnya, niscaya aku makan. Dan jikalau aku minta pada Allah, niscaya akan diberikanNya untuk kumakan.” (Hr. Tirmidzi)