Postingan

Menampilkan postingan dengan label Umar bin Khatab ra.

Sabar

ALI  bin Abi Thalib r.a. berkata, “Sabar ada tiga: sabar menghadapi musibah, sabar menjalani ketaatan, dan sabar menahan diri dari maksiat. Barangsiapa bersabar menghadapi musibah, dan menghadapinya dengan sebaik-baik sabar, akan dituliskan untuknya tiga ratus derajat. Barangsiapa bersabar menjalankan ketaatan, akan dituliskan untuknya enam ratus derajat, dan barangsiapa bersabar menahan diri dari maksiat, akan dituliskan untuknya sembilan ratus derajat.” Maimun bin Mahran berkata, “Sabar ada dua: sabar menerima musibah itu baik, dan yang lebih utama dari itu adalah sabar menahan diri dari maksiat.” Tentang firman Allah Ta`ala, “ Keselamatan atasmu berkat kesabaranmu. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. ” (Ar Ra’d: 24), Fudhail bin `Iyadh berkata, “Mereka bersabar dalam menjalankan perintah dan menahan diri dari larangan.” Dalam ungkapannya, seakan-akan Fudhail menyatakan bahwa sabar dalam menahan diri dari maksiat merupakan bagian dari yang diperintahkan. Ketik...

Muhaddatsun

Rasulullah saw. bersabda, "Sungguh telah ada pada setiap umat sebelum kalian seorang muhaddatsun. Dan seandainya ada pada kalangan umatku, maka tentu dia adalah Umar bin Khattab" (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Ibnu Hibban, An-Nasai, Turmudzi, dari Abu Hurairah ra.) Rasulullah saw. bersabda, "Sungguh sebelum kalian di kalangan Bani Israil terdapat orang-orang yang diajak (Allah) untuk berkata-kata langsung padahal mereka bukanlah Nabi-nabi. Dan seandainya ada pada umatku orang yang seperti itu, maka tentu dia adalah Umar". (HR. Bukhari, dari Abu Hurairah ra. dan Ibnu Abbas ra.) Rasulullah saw. bersabda, "Pada setiap umat terdapat muhaddatsun, dan seandainya ada pada umatku orang seperti itu, maka tentu dia adalah Umar". (HR. Al-Hakim, Ibnu Asyakir, dari Siti Aisyah ra.) Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa yang dimarahi Umar, maka aku pun marah kepadanya. Dan barangsaiapa yang dicintai Umar, maka aku pun cinta kepadanya. Dan sesungguhnya Al...

Kekurangan Diri (2)

Umar ra berkata,.. “Kiranya Allah mencurahkan rahmat kepada orang yang menunjukkan kepadaku kekurangan diriku (aib diri, kesalahan diri, cela diri).”