Yang Faqih akan Ad-Diin
أَلا أنبَئِّكُمْ بِاْلفَقِيْهِ كُلَّ الْفَقِيْهِ قَالُوا بلَىَ - قاَلَ مَنْ لَمْ يَقْنُطِ النَّاسُ مِنْ رَحْمَةِ الله - وَلَمْ يُؤْمِنْهُمْ مِنْ مَكَرِ الله - وَلَمْ يُؤَيْسِهِمْ مِنْ رُوْحِ الله - وَلمَ يَدَعِ الْقُرْآن َرَغْبَةً عَنْهُ إِلَى مَا سِوَاهُ
Rasulullah saw bersabda,..
“Maukah aku beritakan kepadamu tentang seorang yang faqih yang sebenar-benarnya faqih (pandai dalam beragama)?…”. Mereka menjawab: “Ya….”
Beliau saw bersabda,…
“Orang yang tidak putus asa dari rahmat Allah, ia merasa tidak aman dari tipu daya Allah, ia tidak putus asa dari kelapangan Allah, dan tidak meninggalkan Al-Qur’an karena kegemarannya kepada yang lain.”
(Hr. Ibnu Abdil Barr)
(Hr. Ibnu Abdil Barr)