Muhaddatsun
Rasulullah saw. bersabda, "Sungguh telah ada pada setiap umat sebelum kalian seorang muhaddatsun. Dan seandainya ada pada kalangan umatku, maka tentu dia adalah Umar bin Khattab"
(HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Ibnu Hibban, An-Nasai, Turmudzi, dari Abu Hurairah ra.)
Rasulullah saw. bersabda, "Sungguh sebelum kalian di kalangan Bani Israil terdapat orang-orang yang diajak (Allah) untuk berkata-kata langsung padahal mereka bukanlah Nabi-nabi. Dan seandainya ada pada umatku orang yang seperti itu, maka tentu dia adalah Umar".
(HR. Bukhari, dari Abu Hurairah ra. dan Ibnu Abbas ra.)
Rasulullah saw. bersabda, "Pada setiap umat terdapat muhaddatsun, dan seandainya ada pada umatku orang seperti itu, maka tentu dia adalah Umar".
(HR. Al-Hakim, Ibnu Asyakir, dari Siti Aisyah ra.)
Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa yang dimarahi Umar, maka aku pun marah kepadanya. Dan barangsaiapa yang dicintai Umar, maka aku pun cinta kepadanya. Dan sesungguhnya Allah tidak mengutus seorang Nabi kecuali telah ada di antara umatnya seorang muhaddats, dan jika ada salah seorang di antara umatku maka Umar orangnya."
Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, bagaimanakah ciri seorang muhaddats itu?". Rasulullah saw menjawab, "Dengan lisannya dia dapat bercakap-cakap dengan alam malakut".
(HR. Thabrani, dari Sa'ad bin Malik ra.)
Rasulullah saw. bersabda, "Allah telah meletakkan Al-Haq pada lisan Umar, dan dia berkata-kata dengan Al-Haq itu".
(HR. Ibnu Majah, dari Abu Dzaar ra.)
(HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Ibnu Hibban, An-Nasai, Turmudzi, dari Abu Hurairah ra.)
Rasulullah saw. bersabda, "Sungguh sebelum kalian di kalangan Bani Israil terdapat orang-orang yang diajak (Allah) untuk berkata-kata langsung padahal mereka bukanlah Nabi-nabi. Dan seandainya ada pada umatku orang yang seperti itu, maka tentu dia adalah Umar".
(HR. Bukhari, dari Abu Hurairah ra. dan Ibnu Abbas ra.)
Rasulullah saw. bersabda, "Pada setiap umat terdapat muhaddatsun, dan seandainya ada pada umatku orang seperti itu, maka tentu dia adalah Umar".
(HR. Al-Hakim, Ibnu Asyakir, dari Siti Aisyah ra.)
Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa yang dimarahi Umar, maka aku pun marah kepadanya. Dan barangsaiapa yang dicintai Umar, maka aku pun cinta kepadanya. Dan sesungguhnya Allah tidak mengutus seorang Nabi kecuali telah ada di antara umatnya seorang muhaddats, dan jika ada salah seorang di antara umatku maka Umar orangnya."
Para sahabat bertanya, "Ya Rasulullah, bagaimanakah ciri seorang muhaddats itu?". Rasulullah saw menjawab, "Dengan lisannya dia dapat bercakap-cakap dengan alam malakut".
(HR. Thabrani, dari Sa'ad bin Malik ra.)
Rasulullah saw. bersabda, "Allah telah meletakkan Al-Haq pada lisan Umar, dan dia berkata-kata dengan Al-Haq itu".
(HR. Ibnu Majah, dari Abu Dzaar ra.)