Amal yang utama
Ketika itu Rasulullah saw ditanya,.. “Ya Rasulullah!… Amalan apakah yang lebih utama?…”
Nabi saw menjawab,.. “Ilmu mengenai Allah ‘Azza wa Jalla!...”
Bertanya kembali orang itu,.. “Ilmu apa yang tuan kehendaki?….”
Beliau saw menjawab,.. “Ilmu mengenai Allah yang bertasbih kepadaNya (akan segala sesuatu)”.
Berkata lagi orang tersebut,.. “Kami menanyakan tentang amal, lantas tuan menjawab tentang ilmu!....”
Maka Rasulullah saw pun menjawab,.. “Bahwasanya sedikit amal adalah bermanfaat bila disertai dengan ilmu mengenai Allah. Dan bahwasanya banyaknya amal tidaklah bermanfaat bila disertai kebodohan mengenai Allah.”
(Hr. Ibnu Abdil Birr)
Bertanya kembali orang itu,.. “Ilmu apa yang tuan kehendaki?….”
Beliau saw menjawab,.. “Ilmu mengenai Allah yang bertasbih kepadaNya (akan segala sesuatu)”.
Berkata lagi orang tersebut,.. “Kami menanyakan tentang amal, lantas tuan menjawab tentang ilmu!....”
Maka Rasulullah saw pun menjawab,.. “Bahwasanya sedikit amal adalah bermanfaat bila disertai dengan ilmu mengenai Allah. Dan bahwasanya banyaknya amal tidaklah bermanfaat bila disertai kebodohan mengenai Allah.”
(Hr. Ibnu Abdil Birr)