Dunia sebagai alat
Tsabit Al Banani berkata,...
“Tatkala Rasulullah saw diutus, lalu Iblis berkata kepada setan-setannya,
“Tatkala Rasulullah saw diutus, lalu Iblis berkata kepada setan-setannya,
“Telah terjadi suatu kejadian, maka lihatlah apa kejadian itu!..”
Maka setan-setan itu berjalan kesana kemari, sehingga mereka kepayahan.
Kemudian mereka datang dan berkata, “Kami tidak tahu!..”
Lalu Iblis itu pun pergi, kemudian datang dan berkata, “Allah telah mengutus Muhammad saw.”
Lalu Iblis itu mengutus setan-setannya kepada sahabat-sahabat Nabi saw, dan mereka itu kembali dengan kecewa dan mengatakan, “Tidaklah kami temui suatu kaumpun seperti mereka. Kami memperoleh dengan bisikan, kemudian mereka berdiri kepada shalat. Maka terhapuslah yang demikian.”
Lalu Iblis berkata,... “Pelan-pelanlah dengan mereka!.. Mudah-mudahan Alah membuka dunia kepada mereka, lalu kita memperoleh hajat kita dari mereka!..” (IU)
Kemudian mereka datang dan berkata, “Kami tidak tahu!..”
Lalu Iblis itu pun pergi, kemudian datang dan berkata, “Allah telah mengutus Muhammad saw.”
Lalu Iblis itu mengutus setan-setannya kepada sahabat-sahabat Nabi saw, dan mereka itu kembali dengan kecewa dan mengatakan, “Tidaklah kami temui suatu kaumpun seperti mereka. Kami memperoleh dengan bisikan, kemudian mereka berdiri kepada shalat. Maka terhapuslah yang demikian.”
Lalu Iblis berkata,... “Pelan-pelanlah dengan mereka!.. Mudah-mudahan Alah membuka dunia kepada mereka, lalu kita memperoleh hajat kita dari mereka!..” (IU)