Doa Yunus as.
“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: “Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim.” Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiya’: 87-88)
:::
Rasululllah saw bersabda,...
"Sesungguhnya Yunus as berdoa dengan kalimat-kalimat berikut saat ia berada di dalam perut ikan besar,.. "Ya Allah, Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu mina zhzhaalimiin." (Ya Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau, SubhanaKa. Sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim)."
Doa Yunus itu kemudian disambut 'Arsy. Selanjutnya para malaikat berkata, "Ya Tuhan kami, terdengar suara samar-samar dari tempat yang sangat asing."
Allah berfirman, "Apakah kalian mengetahui siapa orang itu?.."
Para malaikat menjawab,.. "Tidak, kami tidak mengetahui siapa orang itu."
Allah menjawab,.. "Ia adalah hambaKu, Yunus."
Para malaikat berkata, "HambaMu Yunus yang amal shalehnya terus-menerus diangkat (kelangit) dan dikabulkan doanya." Selanjutnya mereka berkata, "Ya Tuhan kami, apakah Engkau tidak mencurahkan rahmat kepadanya berdasarkan amal-amal yang dilakukannya ketika ia dalam keadaan senang?.."
Allah menjawab,.. "Ya Tentu."
Setelah itu Allah swt memerintahkan ikan besar itu menepi dan memuntahkan tubuh Yunus ke pinggir pantai di sebuah daerah yang gersang."
(Hr. Ibnu Jabir)
"Sesungguhnya Yunus as berdoa dengan kalimat-kalimat berikut saat ia berada di dalam perut ikan besar,.. "Ya Allah, Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu mina zhzhaalimiin." (Ya Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau, SubhanaKa. Sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim)."
Doa Yunus itu kemudian disambut 'Arsy. Selanjutnya para malaikat berkata, "Ya Tuhan kami, terdengar suara samar-samar dari tempat yang sangat asing."
Allah berfirman, "Apakah kalian mengetahui siapa orang itu?.."
Para malaikat menjawab,.. "Tidak, kami tidak mengetahui siapa orang itu."
Allah menjawab,.. "Ia adalah hambaKu, Yunus."
Para malaikat berkata, "HambaMu Yunus yang amal shalehnya terus-menerus diangkat (kelangit) dan dikabulkan doanya." Selanjutnya mereka berkata, "Ya Tuhan kami, apakah Engkau tidak mencurahkan rahmat kepadanya berdasarkan amal-amal yang dilakukannya ketika ia dalam keadaan senang?.."
Allah menjawab,.. "Ya Tentu."
Setelah itu Allah swt memerintahkan ikan besar itu menepi dan memuntahkan tubuh Yunus ke pinggir pantai di sebuah daerah yang gersang."
(Hr. Ibnu Jabir)
Rasulullah Saw bersabda,...
"Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya (doa Nabi Yunus as) dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.”
(Hr. Tirmidzi)
"Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya (doa Nabi Yunus as) dalam suatu masalah melainkan Allah kabulkan baginya.”
(Hr. Tirmidzi)
Allah Ta'ala berfirman...
"Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagimu, maka tak ada yang dapat menolak karuniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Katakanlah: "Wahai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al-Qur'an) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu".
Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya."
Qs. Yunus [10]:107-109
"Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagimu, maka tak ada yang dapat menolak karuniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Katakanlah: "Wahai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al-Qur'an) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu".
Dan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya."
Qs. Yunus [10]:107-109