Allah dan hamba
Sahl bin Abdullah ra.berkata,
Jika hamba berbuat kebaikan, lalu ia berkata,
"Ya Allah, Engkau yang memberi karunia, Taufik sehingga aku telah Engkau jadikan berbuat kebaikan, Engkaulah yang memberi pertolongan, Engkaulah yang telah memberikan kemudahan untuk melakukan kebajikan."
Niscaya Allah memuji kepada hamba itu dengan firman-Nya,
"Hamba-Ku, engkau telah berbuat taat dan taqarrub kepada-Ku."
Sebaliknya jika hamba itu merasa dia yang beramal (lupa dengan taufiq dan pertolongan Allah) lalu berkata:
"Aku telah beramal, telah bertaqorrub,"dll. Maka Allah akan berpaling (mengabaikan) mereka sambil berfirman,
"Hai hamba-Ku, Akulah yang telah memberi taufiq hidayah kepadamu, dan memberi pertolongan kepadamu, memberi kemudahan padamu untuk berbuat kebaikan."
Namun jika hambanya berbuat suatu kejahatan dan berkata,
"Ya Allah, Engkau yang telah mentakdirkan aku berbuat kejahatan, dan Engkau yang telah membuat keputusan."
Maka Allah berfirman kepadanya,
"Hai hamba-Ku, engkaulah yang salah, yang bodoh (dengan berbuat kejahatan/kesalahan), dan berbuat maksiat."
Sebaliknya, jika hamba yang berbuat dosa itu berkata,
"Ya Allah, aku telah berbuat salah, berbuat zholim pada diriku karena kebodohanku."
Maka Allah menjawab,
"Hai hambaKu, Aku yang menentukan, menakdirkan dan menutupi kesalahanmu, serta mengampuni dosa-dosamu.'''