Postingan

Nasihat 08 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Peringatan Kedelapan. يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى: Allah Ta‘ala berfirman,... يَا بْنَ آدَمَ! مَا خَلَقْكُمْ عَبَثًا، “Wahai Bani Ādam...  Tidaklah Aku ciptakan kalian dengan main-main, وَ لاَ خَلَقْتُكُمْ سُدًى، Tidak pula tanpa tujuan, وَ مَا أَنَا بِغَافِلٍ، Sungguh Aku tidak lalai. وَ أَنِّيْ بِكُمْ خَبِيْرٌ، Dan sesungguhnya Aku mengamati kalian, وَ لَنْ تَنَالُوْا مَا عِنْدِيْ إِلاَّ بِالصَّبْرِ عَلى مَا تَكْرَهُوْنَ فِيْ رِضَائِيْ، Engkau tidak akan mendapatkan apa yang ada di sisi-Ku kecuali dengan bersabar atas apa yang tidak engkau sukai dalam mencari rida-Ku, وَ الصَّبْرُ لَكُمْ عَلى طَاعَتِيْ أَيْسَرُ لَكُمْ مِنِ الصَّبْرِ عَلى مَعْصِيَتِيْ. Bagimu, sabar dalam taat kepadaKu itu lebih ringan, daripada sabar untuk maksiat terhadap-Ku, وَ تَرْكُ الذَّنْبِ أَيْسَرُ لَكُمْ مِنَ اعْتِذَارِيْ مِنْ حَرِّ النَّارِ، Dan meninggalkan suatu dosa itu lebih ringan dari meminta pembebasan-Ku dari panasnya api neraka, وَ عَذَابُ الدُّنْيَا أَيْسَرُ لَكُمْ مِنْ عَذَابِ الآخِرَةِ، Dan siksa ...

Nasihat 06 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Peringatan Keenam. يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى: Allah Ta‘ālā berfirman يَا بْنَ آدَمَ! مَا خَلَقْتُكُمْ لأَسْتَكْثِرَ بِكُمْ مِنْ قِلَّةٍ، “Wahai Anak Adam...  Aku tidak menciptakanmu karena Aku menginginkan agar yang sedikit menjadi banyak karenamu, وَ لاَ لأَسْتَأْنِسَ بِكُمْ مِنْ وَحْشَةٍ، Tidak karena ingin berteman karena kesepian, وَ لاَ لأَسْتَعِيْنَ بِكُمْ عَلى أَمْرٍ عَجَزْتُ عَنْهُ، Tidak karena ingin meminta bantuanmu dalam urusan yang Aku tidak mampu, وَ لاَ لِجَلْبِ مَنْفَعَةٍ وَ لاَ لِدَفْعِ مَضَرَّةٍ، juga tidak untuk memetik  manfaat atau menolak mudarat. بَلْ خَلَقْتُكُمْ لِتَعْبُدُوْنِيْ طَوِيْلاً، Akan Tetapi, Aku  menciptakan kalian agar kalian terus meng abdi pada-Ku sepanjang waktu.  وَ تَشْكُرُوْنِيْ كَثِيْرًا، Agar banyak bersyukur kepada-Ku, وَ تُسَبِّحُوْنِيْ بُكْرَةً وَ أَصِيْلاً، Dan bertasbih kepada-Ku baik pagi maupun petang. يَا بْنَ آدَمَ!، لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَ آخِرَكُمْ، Wahai anak Ādam...  Andaikan yang pertama dan yang terakhir...

Nasihat 05 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Peringatan Kelima.   يَقُوْلُ اللهِ تَعَالى: Allah Ta‘ālā berfirman: يَا بْنَ آدَمَ! لاَ تَكُنْ مِمَّنْ يَقْصُرُ التَّوْبَةَ وَ يُطَوِّلُ الأَمَلَ، “Wahai anak Adam...  Janganlah engkau menjadi orang yang suka menunda-nunda dalam bertaubat, dan suka berangan-angan panjang, وَ يَرْجُو الآخِرَةَ بِغَيْرِ عَمَلٍ، Yang mengharapkan akhirat tanpa beramal, يَقُوْلُ قَوْلَ الْعَابِدِيْنَ وَ يَعْمَلُ عَمَلَ الْمُنَافِقِيْنَ، Berbicara seperti ahli ibadah, tapi beramal seperti orang munafik, إِنْ أُعْطِيَ لَمْ يَقْنَعْ وَ إِنْ مُنِعَ لَمْ يَصْبِرْ، Jika diberi tidak qonaah, dan jika tidak diberi, tidak mau bersabar, يَأْمُرُ بِالْخَيْرِ وَ لاَ يَفْعَلُهُ وَ يَنْهى بِالشَّرِّ وَ لَمْ يَنْتَهِ عَنْهُ، Mengajak orang lain berbuat baik, tapi ia sendiri tidak melakukannya,  Mencegah orang lain berbuat buruk, tapi malah ia sendiri tidak pernah berhenti darinya. يُحِبُّ الصَّالِحِيْنَ وَ لَيْسَ مِنْهُمْ، Mencintai orang-orang shāliḥ, namun ia sendiri bukan dari kalangan mereka, وَ يَبْغُ...

Nasihat 04 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Nasehat Keempat.   يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى: يَا بْنَ آدَمَ! Allah Ta‘ālā berfirman,... “Wahai Anak Ādam... مَنْ أَصْبَحَ حَزِيْنًا عَلَى الدُّنْيَا - لَمْ يَزْدَدْ مِنَ اللهِ إِلاَّ بُعْدًا - وَ فِي الدُّنْيَا إِلاَّ كَدًّا - وَ فِي الآخِرَةِ إِلاَّ جُهْدًا Siapa yang bersedih karena urusan dunianya, maka ia hanya akan semakin jauh dari Allah, Semakin nestapa dirinya di dunia dan menderita di akhirat. وَ أَلْزَمَ اللهُ تَعَالى قَلْبَهُ هَمًّا لاَ يَنْقَطِعُ عَنْهُ أَبَدًا - وَ شُغْلاً لاَ يَفْرَغُ عَنْهُ أَبَدًا  - وَ فَقْرًا لاَ يَنَالُ غِنًى أَبَدًا  - وَ آمَالاً تَشْغَلُهُ أَبَدًا Allah akan menjadikan hatinya dirundung duka yang tidak pernah putus selamanya. Kesibukan yang tanpa akhir dan kemiskinan yang tidak dapat mencapai kecukupan selamanya. Serta angan-angan kosong yang selalu mengusik ketenangan hidupnya. يَا بْنَ آدَمَ! تَنْقُصُ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ عُمْرِكَ وَ أَنْتَ لاَ تَدْرِيْ وَ آتِيكَ كُلَّ يَوْمٍ بِرِزْقِكَ وَ أَنْتَ لاَ تَحْمَدُ Wahai anak A...

Nasihat 03 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Gambar
  يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى Allah ta‘ālā berfirman: يَا بْنَ آدَمَ! اقْنَعْ تَسْتَغْنِ “Wahai anak Ādam..  Jadilah orang yang qonaah, pasti engkau akan merasa kaya (cukup). وَ اتْرُكِ الْحَسَدَ تَسْتَرِحْ Tinggalkanlah hasad dengki, pasti engkau akan bahagia.  وَ اجْتَنِبِ الْحَرَامَ تُخْلِصْ دِيْنَكَ Hindarilah perbuatan haram, pasti engkau akan ikhlas dalam beragama.  وَ مَنْ تَرَكَ الْغِيْبَةَ ظَهَرَتْ لَهُ مَحَبَّتِيْ Siapa yang tidak melakukan ghībah, Aku cinta padanya. وَ مَنْ اعْتَزَلَ النَّاسَ سَلِمَ مِنْهُمْ Siapa yang menjauhkan diri dari manusia, ia akan terselamat dari (pengaruh) mereka. وَ مَنْ قَلَّ كَلاَمُهُ كَمُلَ عَقْلُهُ Siapa yang membatasi dirinya dalam berbicara, maka sempurnalah akalnya. وَ مَنْ رَضِيَ بِالْقَلِيْلِ فَقَدْ وَثِقَ بِاللهِ تَعَالى Siapa yang ridhā dengan yang sedikit (apa adanya), maka ia telah yakin kepada Allah ta‘ālā. يَا بْنَ آدَمَ! أَنْتَ بِمَا تَعْلَمُ لاَ تَعْمَلُ فَكَيْفَ تَطْلُبُ عِلْمَ مَا لاَ تَعْلَمُ؟ Wahai anak ...

Nasihat 02 - dari Hadis Qudsi -Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Gambar
  يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى Allah ta‘ālā berfirman: شَهِدَتْ نَفْسِيْ أَنْ لاَ إِلهَ إلاَّ أَنَا وَحْدِيْ لاَ شَرِيْكَ لِيْ “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Aku Sendiri, Tiada sekutu bagi-Ku. مُحَمَّدٌ عَبْدِيْ وَ رَسُوْلِي Dan Muḥammad adalah hamba dan Rasūl-Ku. مَنْ لَمْ يَرْضَ بِقَضَائِيْ Barang siapa tidak ridhā dengan qadhā’-Ku, وَ لَمْ يَصْبِرْ عَلى بَلاَئِيْ Tidak bersabar atas segala cobaan-Ku, وَ لَمْ يَشْكُرْ عَلى نَعْمَائِيْ Tidak bersyukur atas segala nikmat-Ku, وَ لَمْ يَقْنَعْ بِعَطَائِيْ Tidak puas (dengan apa adanya) atas segala pemberian-Ku, فَلْيَعْبُدْ رَبًّا سِوَائِي Maka sembahlah tuhan selain-Ku, وَ مَنْ أَصْبَحَ حَزِيْنًا عَلَى الدُّنْيَا فَكَأَنَّمَا أَصْبَحَ سَاخِطًا عَلَيَّ Barang siapa bersedih hati karena (urusan) dunia, sama saja ia marah kepada-Ku. وَ مَنِ اشْتَكَى عَلى مُصِيْبَةٍ فَقَدْ شَكَانِيْ Barang siapa mengadukan musibah (yang menimpa dirinya), sungguh ia telah mengadu tentang-Ku. وَ مَنْ دَخَلَ عَلى غَنِيٍّ فَتَوَاضَعَ لَهُ مِنْ ...

Nasihat 01 - dari Hadis Qudsi Al-Mawaiz Imam Al-Ghazali ra.

Gambar
Allah Ta'ala berfirman: يَقُوْلُ اللهُ تَعَالى: يَا بْنَ آدَمَ! عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ بِالْمَوْتِ كَيْفَ يَفْرَحُ؟ “Wahai anak-cucu Ādam! Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan kematiannya, bagaimana bisa ia masih tetap bergembira? وَ عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ بِالْحِسَابِ كَيْفَ يَجْمَعُ الْمَالَ؟ Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan Ḥisāb (perhitungan setiap amalannya), bagaimana bisa ia masih sibuk mengumpulkan hartanya? وَ عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ بِالْقَبْرِ كَيْفَ يَضْحَكُ؟ Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan kubur (qubūr), bagaimana bisa ia masih tertawa-tawa? وَ عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ باِلآخِرَةِ كَيْفَ يَسْتَرِيحُ؟ Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan ākhirat, bagaimana bisa ia masih istirahat bersantai-santai? وَ عَجِبْتُ لِمَنْ أَيْقَنَ بِالدُّنْيَا وَ زَوَالِهَا كَيْفَ يَطْمَئِنُّ إِلَيْهَا؟ Aku heran pada orang yang yakin (yaqīn) akan dunia dan kehancurannya, bagaimana bisa ia masih senang padanya? وَ عَجِبْتُ ل...